Mazmur 130 : 5 - 6
"Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan Aku mengharapkan firman-Nya.
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,
lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi."
Orang yang hatinya melekat pada TUHAN, selalu rindu bersekutu dengan-Nya. Orang itu menanti-nantikan (dengan penuh harap) waktu-waktu persekutuan bersama TUHAN. Ya... dia sangat mengharapkan TUHAN.
Kok bisa segitunya? yupz... itulah hati yang mengasihi TUHAN !
Itulah hati yang jatuh cinta pada Sang Juruselamat ! Dan tentu saja, itu bukanlah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dia membalas cinta itu! Dia bahkan mencintai kita lebih dari apa yang kita harapkan, lebih dari apa yang dapat kita bayangkan.
Kok bisa segitunya? yupz... itulah hati yang mengasihi TUHAN !
Itulah hati yang jatuh cinta pada Sang Juruselamat ! Dan tentu saja, itu bukanlah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dia membalas cinta itu! Dia bahkan mencintai kita lebih dari apa yang kita harapkan, lebih dari apa yang dapat kita bayangkan.
Alkitab telah menjelaskan kepada kita tentang betapa dahsyatnya cinta-Nya terhadap umat-Nya. Betapa Allah Bapa senantiasa merindukan waktu-waktu persekutuan bersama dengan anak-anak yang dikasihi-Nya. Wow! bayangkan ketika hati yang saling rindu itu saling bertemu, itu akan menjadi waktu-waktu persekutuan yang sangat indah dan menyenangkan hati TUHAN. Kira-kira ya seperti persekutuan TUHAN dengan Henokh, persekutuan TUHAN dengan Musa, persekutuan TUHAN dengan Daud, dan dengan semua orang yang hatinya melekat pada TUHAN.
Mari temukan cinta TUHAN dan cintai Dia dengan segenap hati... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar