Selasa, 09 April 2013

Dari daging atau dari Roh?



Roma 8 : 5
 " Sebab mereka yang hidup menurut daging,
memikirkan hal-hal yang dari daging;
mereka yang hidup menurut Roh,
memikirkan hal-hal yang dari Roh. "




Apa yang menjadi pusat perhatian kita saat ini?
Apa yang senantiasa kita pikirkan dan pergumulkan?
Mengapa kita memikirkannya? Pikiran-pikiran itu berasal dari Roh atau daging?

Salah satu indikator yang dapat kita gunakan untuk mengevaluasi diri adalah apa yang sedang kita pikirkan. Maksudnya bukan pikiran-pikiran yang sedang melintas sambil lalu dalam pikiran kita, namun hal-hal yang telah menjadi fokus pikiran kita, yang kita perhatikan dengan serius dalam pikiran kita.

Jika kita memikirkan perkara-perkara yang dari Roh yaitu perkara-perkara yang membuahkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, serta penguasaan diri; jika kita memikirkan hal-hal yang dari Roh, maka kita dalam keadaan sehat.

Namun, jika kita memikirkan perkara-perkara yang dari daging yaitu hal-hal yang berorientasi pada : percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora, dan sebagainya; jika kita memikirkan hal-hal yang dari daging, berarti kita sedang dalam keadaan sakit, atau bahkan mungkin sekarat. Jika ini terjadi, sadarilah betapa kita telah jauh dari Tuhan. Itu berarti kita harus berbalik dari pikiran - pikiran kita yang jahat, dan memerangi pikiran - pikiran itu.

Satu- satunya cara untuk sembuh adalah segera datang kepada Juruselamat kita, Yesus Kristus,  yang berkuasa menyembuhkan dan memulihkan kita. Datang kepada-Nya, akui kesalahan kita, dan minta pertolongan-Nya dengan segenap hati serta datanglah dengan hati yang mau dibentuk dan diajar.

Sebab ada tertulis :
 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia,
supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia
untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. 
(Ibrani 4 : 16)

Sungguh, Ia adalah Bapa yang setia. Dia akan memulihkan kita dan menolong kita dengan tangan kanan-Nya yang perkasa. Dia akan menyembuhkan kita dari segala penyakit yang kita derita, bahkan Dia akan memulihkan keadaan kita sampai pulih total. Yang harus kita lakukan adalah datang kepada-Nya dan berserah kepada-Nya secara total, lalu dengan taat dan rendah hati melakukan semua hal yang Ia suruh untuk kita lakukan.
Kita perlu dengan tenang memberikan perhatian kepada firman Tuhan dan mendengarkan pimpinan Roh Kudus, kita perlu menyediakan lebih banyak waktu bersama-sama dengan Tuhan dan mendengarkan-Nya. Berilah diri dipimpin oleh Roh Kudus, agar kita tidak lagi menuruti keinginan daging (Galatia 5 : 16).

Shaloom!!!
Kristus menyertai kita semua. Amin.

Tidak ada komentar: