Saat kita berada di hadapan Tuhan, fokus hati kita sebaiknya tidak lagi tertuju kepada hal-hal lain, namun fokus hati kita hanyalah untuk menyembah Tuhan. Jangan lagi kita memusingkan diri kita dengan perkara-perkara lain; sebab perkara-perkara itu justru akan menghalang-halangi kita sehingga kita tidak bisa menyembah. Fokuskan hati untuk menyembah Tuhan dengan penyembahan yang terbaik yang dapat kita berikan. Mari menyembah Dia dengan penyembahan yang menyenangkan hati-Nya.
Berbicara tentang menyembah Tuhan, timbul pertanyaan tentang : apa yang harus dipersiapkan sebelum menyembah Dia? dan siapakah yang boleh menyembah-Nya?
Mari melihat apa yang disampaikan dalam Alkitab :
- Matius 15 : 7 - 11
Dalam nats ini, Yesus Kristus mengecam orang-orang Farisi dan ahli Taurat tentang penyembahan mereka yang sangat tidak berkenan di hadapan Tuhan. Mereka menyembah Tuhan dengan mulut mereka, namun hati mereka jauh daripada Tuhan.
Karena itu, sebelum menyembah Tuhan marilah kita mempersiapkan hati kita untuk menyembah Tuhan. Jangan biarkan hati kita jauh dari Tuhan. Sehingga kita dapat memberikan penyembahan yang terbaik... penyembahan yang berasal dari hati kita untuk Tuhan. Penyembahan yang jujur, penyembahan yang sesungguhnya, penyembahan yang menyenangkan hati Tuhan. - Roma 12 : 1
- Mazmur 24 : 3 - 6
Yang bisa datang untuk menyembah Tuhan adalah orang yang bersih tangannya, dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Hanya orang benar yang boleh datang ke hadirat Tuhan untuk menyembah-Nya.
Apakah kita adalah orang benar sehingga kita boleh menyembah Allah? Yupz... Setiap orang yang telah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus Kristus adalah orang orang benar. Orang benar bukan karena perbuatan kita, tetapi karena kasih karunia Allah kita telah dibenarkan oleh iman melalui penebusan yang telah dilakukan-Nya di atas kayu salib.
Check it out!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar