Hubungan Yang Benar
Hubungan yang benar adalah salah satu kunci kesuksesan dalam keluarga. Prinsip apa yang TUHAN ajarkan dalam hubungan dengan lawan jenis?- Membangun persahabatan dengan hati yang murni." Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan,
kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru
kepada Tuhan dengan hati yang murni. "
(2 Timotius 2 : 22)
" Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. "
( Amsal 17 : 17)
Hati yang murni adalah hati memiliki motivasi yang benar, bukan untuk keuntungan pribadi, bukan untuk hawa nafsu, tetapi hati yang rindu saling membangun dalam kasih Kristus.Hubungan yang dibangun atas dasar persahabatan yang benar menentukan pernikahan yang bahagia.# Notes :
Pacaran merupakan hubungan pra-nikah. Dengan kata lain, pacaran adalah persiapan untuk memasuki jenjang pernikahan. Jadi, kalau belum mau menikah, jangan pacaran dulu.
- Menemukan pasangan hidup sesuai standar Allah.
" Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang
dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah
terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?
Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial?
Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan
orang-orang tak percaya? "
(2 Korintus 6 : 14 - 15)Allah telah menetapkan pasangan hidup yang seiman dan sevisi.=> Laki-laki dengan standard Allah :
Memiliki visi Allah dan belajar bertanggungjawab.=> Perempuan dengan standard Allah :
Mendandani dirinya dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari
roh yang lemah lembut dan tentram, yang sangat berharga di mata Allah.
(1 Petrus 3 : 4) - Hubungan pertunangan bukan pacaran duniawi.
Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu
menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil
seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam
pengudusan dan penghormatan, bukan di dalam keinginan hawa nafsu,
seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,
dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan
saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya.
Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini,
seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar,
melainkan apa yang kudus. Karena itu siapa yang menolak ini
bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang
telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
(1 Tesalonika 4 : 3 - 8)- Pertunangan :
- Sejak awal sudah yakin dan pasti menikah
- Dilandasi atas dasar kasih Allah, dan merupakan hubungan yang kudus.
- Pacaran Duniawi :
- Hanya bersifat coba-coba. Tidak ada kepastian akan menikah.
- Dilandasi atas hawa nafsu, atau yang lebih sering disebut dengan asmara.
- Pertunangan :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar